{
    "biblio_id": 308,
    "title": "PENGARUH LEVERAGE, PROFITABILITAS DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN SEKTOR INDUSTRI  BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA  TAHUN 2015-2019",
    "type": "Skripsi",
    "gmd_name": null,
    "publisher_name": "STIE Bisnis Internasional Indonesia Bekasi",
    "publish_place": "Bekasi",
    "publisher_year": "2020",
    "collation": "121hlm;30cm",
    "series_title": "",
    "call_number": "081 HER p",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "081",
    "notes": "Penelitian ini digunakan untuk menguji dan menganalisis pengaruh variabel Leverage, Profitabilitas, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Financial Distress. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling dengan kriteria perusahaan Industri Barang Konsumsi yang terdaftar di BEI yang selalu menyajikan laporan keuangan tahun buku berakhir 31 Desember selama periode pengamatan 2015-2019. Diperoleh jumlah sampel sebanyak 34 perusahaan dari 50 perusahaan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda dan uji hipotesis menggunakan uji t secara parsial, uji F secara simultan dengan level of significance 5% dan uji koefisien determinasi dengan program SPSS ver.25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Leverage (DER) secara parsial berpengaruh signifikan negatif terhadap Financial Distress, Profitabilitas (ROA) secara parsial berpengaruh signifikan positif terhadap Financial Distress pada level of significance kurang dari 5%, masing-masing sebesar 0,000% dan 0,001%, dan Ukuran Perusahaan (SIZE) secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap Financial Distress pada level of significance lebih dari 5% yaitu sebesar 0,093%. Sementara secara simultan variabel Leverage, Profitabilitas, dan Ukuran Perusahaan terbukti berpengaruh signifikan terhadap Financial Distress pada level kurang dari 5% yaitu sebesar 0,000%. Kemampuan prediksi dari 3 variabel tersebut terhadap Financial Distress sebesar 23,3% sebagaimana ditunjukkan oleh besarnya R Square sebesar 23,3%, sedangkan sisanya 76,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan kedalam model penelitian.",
    "image": null,
    "files": null,
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "Nunung Heryuna Wuri",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "subjects": [
        {
            "subject": {
                "topic": "akuntansi keuangan",
                "topic_type": "t"
            }
        },
        {
            "subject": {
                "topic": "Financial Distress (ICR)",
                "topic_type": "t"
            }
        },
        {
            "subject": {
                "topic": "Profitabilitas (ROA)",
                "topic_type": "t"
            }
        },
        {
            "subject": {
                "topic": "Leverage (DER)",
                "topic_type": "t"
            }
        },
        {
            "subject": {
                "topic": "Ukuran Perusahaan (Size)",
                "topic_type": "t"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2022-02-09 14:18:32",
    "last_update": "2022-02-09 14:23:31"
}