{
    "biblio_id": 131,
    "title": "PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, UKURAN PERUSAHAAN DAN DEBT TO ASSET RATIO TERHADAP KUALITAS LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA",
    "type": "Skripsi",
    "gmd_name": null,
    "publisher_name": "STIE Bisnis Internasional Indonesia Bekasi",
    "publish_place": "Bekasi",
    "publisher_year": "2019",
    "collation": "121hlm;30cm",
    "series_title": "",
    "call_number": "081 AZI p",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "081",
    "notes": "Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis Pengaruh Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Ukuran Perusahaan dan Debt to Asset Ratio pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Industri Barang Konsumsi, Aneka Industri dan Industri Dasar dan Kimia Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2015-2017. Sample Penelitian ini terdiri dari 154 perusahaan, dan setelah dikurangi karena tidak sesuai dengan metode penelitian purpose sampling maka sample yang didapat adalah 34 perusahaan. Teknik analisis data yang dipakai adalah regresi linier berganda (multiple linear regression). Penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan periode 2015-2017.\r\nBerdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) variabel kepemilikan manajerial sebesar 0,065. Maka secara parsial variabel kepemilikan manajerial tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap kualitas laba, (2) variabel kepemilikan institusional sebesar 0,553. Maka secara parsial variabel kepemilikan institusional tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap kualitas laba, (3) variabel ukuran perusahaan sebesar 0,034. Maka secara parsial variabel ukuran perusahaan mempunyai pengaruh signifikan terhadap kualitas laba, (4) variabel debt to asset ratio sebesar 0,019. Maka secara parsial variabel debt to asset ratio mempunyai pengaruh signifikan terhadap kualitas laba, (5) variabel independen kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, ukuran perusahaan, dan debt to asset ratio sebesar 0,016. Maka Secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen yaitu kualitas laba.",
    "image": null,
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, UKURAN PERUSAHAAN DAN DEBT TO ASSET RATIO TERHADAP KUALITAS LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "NUR AZIZAH",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "subjects": [
        {
            "subject": {
                "topic": "debt to asset ratio",
                "topic_type": "t"
            }
        },
        {
            "subject": {
                "topic": "ukuran perusahaan",
                "topic_type": "t"
            }
        },
        {
            "subject": {
                "topic": "kepmilikan institusional",
                "topic_type": "t"
            }
        },
        {
            "subject": {
                "topic": "kepemilikan manajerial",
                "topic_type": "t"
            }
        },
        {
            "subject": {
                "topic": "akuntansi keuangan",
                "topic_type": "t"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2021-12-28 15:34:00",
    "last_update": "2021-12-28 15:34:00"
}