{
    "biblio_id": 108,
    "title": "PENGARUH PENERAPAN SELF ASSESSMENT SYSTEM DAN PENERAPAN SANKSI PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK BADAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI KAWASAN INDUSTRI PULOGADUNG JAKARTA",
    "type": "Skripsi",
    "gmd_name": null,
    "publisher_name": "STIE Bisnis Internasional Indonesia Bekasi",
    "publish_place": "Bekasi",
    "publisher_year": "2019",
    "collation": "90hlm;30cm",
    "series_title": "",
    "call_number": "081 AUL p",
    "language_name": "Indonesia",
    "source": "mixed material",
    "classification": "081",
    "notes": "Penelitian ini dilatar belakangi oleh salah satu kendala yang menghambat penerimaan pajak yaitu kepatuhan wajib pajak (tax compliance), sedangkan salah satu penerimaan negara didominasikan dari sektor pajak. Sehingga DJP berupaya untuk memaksimalkan penerimaan pajak dengan menerapkan Self Assessment System dan penerapan sanksi perpajakan agar dapat meningkatkan Kepatuhan Wajib Pajak akan pemenuhan kewajiban perpajakan.\r\nTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan Self Assessment System, dan penerapan Sanksi Perpajakan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak badan di Kawasan Industri Pulogadung Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan data kuantitatif.Teknik Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik pengolahan data dengan menggunakan program IBM SPSS V21. Populasi dalam penelitian ini adalah 60 perusahaan yang terdaftar di Kawasan Industri Pulogadung. Sampel yang digunakan sampel jenuh, namun hanya 50 responden perusahaan yang dikembalikan. \r\nHasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Self Assessment System berpengaruh positif signifikan dengan menunjukan nilai t hitung sebesar 3,379 > t tabel 2,01174, dan Nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,005 dari taraf signifikansi, Penerapan Sanksi Perpajakan berpengaruh positif signifikan dengan menunjukkan nilai t hitung sebesar 4,587 > t tabel 2,01174, dan Nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,005 dari taraf signifikansi terhadap Kepatuhan Wajib Pajak di Kawasan Industri Pulogadung Jakarta menunjukkan hasil yang sangat baik. Penerapan Self Assessement System dan Penerapan Sanksi Perpajakan berpengaruh signifikan secara parsial dan simultan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. Dengan tingkat pengaruh penerapan  Self Assessment System dan penerapan Sanksi Perpajakan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak sebesar 57%, sedangkan sisanya sebesar 43% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian.",
    "image": null,
    "files": [
        {
            "slims:digital_item": {
                "#cdata": "PENGARUH PENERAPAN SELF ASSESSMENT SYSTEM DAN PENERAPAN SANKSI PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK BADAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI KAWASAN INDUSTRI PULOGADUNG JAKARTA"
            }
        }
    ],
    "name": [
        {
            "authors": {
                "author_name": "Alfia Aulia Sari",
                "authority_type": "Pengarang"
            }
        }
    ],
    "subjects": [
        {
            "subject": {
                "topic": "Self Assessment System",
                "topic_type": "t"
            }
        },
        {
            "subject": {
                "topic": "kepatuhan wajib pajak badan",
                "topic_type": "t"
            }
        },
        {
            "subject": {
                "topic": "sanksi perpajakan",
                "topic_type": "t"
            }
        }
    ],
    "input_date": "2021-12-22 14:54:17",
    "last_update": "2021-12-22 14:54:17"
}